Rabu, 19 April 2017
Senin, 17 April 2017
Senin, 10 April 2017
ISU ISU NEGARA BERKEMBANG WEEK 7
KRISIS SUMBER DAYA ALAM
Mungkin sebagian diantara nya telah menyadari tetapi masih gagal dalam usaha menjaga ekosistem bagi manusia. Data yang disajikan oleh UNDP dalam PDF UNDP World Resources 2005, berbunyi bahwa bagi 1.1 milyar manusia yang sedang mengalami kemiskinan akut, alam adalah garis kehidupan mereka sehari hari atau sebuah aset bagi masyarakat miskin yang mempunyai kekayaan material minim. Hasil panen dari hutan, tanah pertanian dan laut merupakan sumber daya utama bagi pendapatan masyarakat desa dan adalah sebuah tempat kembali ketika usaha mencari pekerjaan lain gagal atau ketika kondisi pekerjaan lain sedang goyah. Yang pada intinya menurut tesis yang dibuat oleh World Resources 2005, pendapatan yang diperoleh dari ekosistem atau yang umumnya diberi nama “environmental income” dapat bertindak sebagai batu loncatan fundamentil dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan. Dalam proses memperoleh environmental income yang maksimal, dibutuhkan sistem kelola yang baik oleh masyarakat miskin dalam mengatur ekosistem agar dapat membantu produktivitas yang stabil sepanjang waktu karena dasar dari aliran pendapatan yang bersifat keberlanjutan dari alam adalah ekosistem yang produktif.
penyebab dari krisis pangan ini adalah sebagai berikut adanya keterbatasan lahan pertanian, adanyanya kesalahan dalam penanaman atau agrikultur seperti penggunaaan pestisida atau bahan bahan kimia lainya, kemudian kerusakan lahan karena cuaca seperti banjir atau bencana alam yang membuat gagal panen.kemudian adanya kebijakan pemerintah mengenai dampak dari kenaikan harga minyak,investasi yang berlebihan, lingkup pasar komoditas yang tidak meendukung.
Banyak negara termiskin di dunia yang merupakan negara yang paling tidak demokratis. Dimana hal tersebut kemudian berarti bahwa banyak kekayaan sumber daya mereka biasanya dialihkan dari publik melalui korupsi, salah urus, dan patronase politik. Bukan suatu kebetulan bahwa prinsip-prinsip demokrasi yang fundamental seperti transparansi, partisipasi publik, akuntabilitas, dan pemisahan kekuasaan legislatif, yudikatif, dan eksekutif sering absen di negara-negara berkembang dengan masyarakat miskin terbesar
sumber :
UNDP 2005, World Resources 2005: The Wealth of the Poor-Managing Ecosystem to Fight Poverty
Minggu, 02 April 2017
ISU ISU NEGARA BERKEMBANG WEEK 6
DEGRADASI LINGKUNGAN
Degradasi lingkungan termasuk permasalahan yang mudah ditemui disekitar kita terutama bagi generasi masyarakat yang telah hidup beberapa tahun dan sering memberi perhatian kepada lingkungan, kemungkinan besar dapat membandingkan keadaan bumi dahulu dan saat ini. Degradasi lingkungan didefinisikan oleh The Organization for Economic Cooperation and Development atau OECD yaitu penurunan kualitas lingkungan yang disebabkan oleh konsentrasi polutan dan aktivitas juga proses lainnya seperti penggunaan tanah yang salah dan adanya bencana alam. Namun, dibalik kemudahan dalam melihat isu lingkungan, Isu tersebut masih menimbulkan banyak debat dimana salah satu diantara nya masih ada yang berpendapat bahwa degradasi lingkungan adalah peristiwa alamiah dan bukan sepenuhnya kesalahan manusia.
Degradasi lingkungan kemudian juga sering dikaitkan dengan dampak dari adanya industrialisasi yang marak berkembang sejak abad ke 19. Memasuki abad ke-21 jumlah hutan tropis yang berada di dunia semakin berkurang. Salah satu persoalan yang menyebabkannya yaitu karena terdapatmya deforestasi. Deforestasi sendiri telah dilakukan terhadap 13 juta hektar hutan setiap tahunnya. Namun beberapa usaha seperti penanaman kembali serta perluasan kawasan hutan secara alami telah dilakukan, namun sayangnya hal tersebut tidak memberikan dampak yang signifikan sehingga 200km persegi lahan hutan masih hilang setiap harinya.
sumber :
UN 2008, UN Collaborative Programme on REDD
Vikas Nath 2001, White Collar Invasion : developed country policies leading to environmental degradation in south, LSI, London
Langganan:
Komentar (Atom)